- Written By : Ihsan Landry Tanubrata ( Uzumaki Arashi )
- Character Desainer : Chaterine Dyandra
- Support By : TV Tokyo
DEVIL
DESTINY CHAPTER 01
·
Judul : Regards
·
Episode : 1
Malam
telah menyentuh pagi, sang surya pun bangkit dari tidurnya untuk menerangi
kehidupan yang indah ini. Tapi tidak untuknya, seorang yang sederhana, namun
sangat jenius, dan dia ingin sekali diakui teman-temannya. Namanya adalah Zetsuryu
Arashi, seorang
dengan rambut setengah merah dan setengah hitam. Makhluk itu beranjak dari
pulau kapuknya, dan pergi menuju Ruangan yang lembab, yang digunakan untuk
membersihkan badan, dan dia pun mandi.
10
menit pun berlalu, lalu dia keluar dari ruangan lembab itu dengan handuk
melilit setengah tubuh bagian bawahnya. Pria itu pergi menuju ruang makan, lalu
bicara kepada seseorang “ Ibu, sepertinya aku tidak sarapan, kali ini… “
“
Lho? Kenapa? “ Jawab wanita itu yang ternyata adalah ibunya, Shimawari
Tetsuko ,
seorang janda yang hidup dengan putra tunggalnya, Arashi.
“ Yah, semalam aku lupa mengerjakan tugasku.
Jadi, aku akan mengerjakannya pagi ini… “ Jawab pria itu dengan lembut.
“
Baiklah, tapi ibu tetap akan membawakanmu bekal, nak. “ Ibu itu memberi sekotak
makanan untuk anaknya itu.
“
Eh? Yosh, Terima Kasih ibu.. ^^ “ Pria itu mencium kedua pipi ibunya lalu lari
ke kamarnya.
Arashi,
seorang pria dengan paras tampan, sangat cerdas, dan juga ceria. Namun dia
seringkali dibenci teman-temannya karena dia anak yang miskin. Dia bersekolah
di “ Tsubarashi Highschool “, sekolah berstandar Internasional di daerah
Kyoto, Jepang, dan sekolah itu ditempati orang-orang yang sangat mampu, karena
merupakan sekolah terbaik kedua di
Jepang. Tidak mengherankan sekali dia sering dibully disekolah, walau dia
cerdas, tapi dia miskin.
Tapi,
ada beberapa orang yang tetap mau menjadi temannya, walau dia anak yang miskin.
Salah satunya adalah Matatabei
Ijiri. Ijiri mau menjadi
temannya karena dia melihat potensi dan kekuatan Arashi yang mampu merubah
dunia. Dengan kerja keras, serta kemauan yang mampu mendorongnya untuk lebih
baik lagi, Arashi akan mampu mencapai kesuksesan.
Jam 6 pagi, waktunya untuk kesekolah. Pria itu
bergegas mengambil sepeda andalannya, sepeda yang khusus dan sudah dimodifikasi
dengan hebat. Setelah mengambil sepedanya, dia dengan cepat dan semangat
mengayuh sepedanya. Baginya, nilai sempurna adalah segalanya.
Setelah
sampai di sekolahnya, dia membanting sepedanya lalu berlari ke Koridor sekolah,
dan langsung menaruh barang-barang pentingnya didalamnya.
WUSSHH!!
Angin lewat dengan kencangnya, membuat pria berambut double itu terjatuh ke
lantai yang penuh dengan kesedihan. “ Apa itu??! “ Dia kebingungan layaknya
orang yang hilang ingatan.
PFFT!!!
Keluar asap hitam kemerahan didepan kelasnya, membuatnya semakin
bertanya-tanya. Lalu pria itu mulai mendekati asap itu selangkah demi langkah,
membuat suasana seperti di film horror.
JREENG!!!
Keluar dari asap itu sesosok hantu yang sangat klimis, bergigi taring, dan memakai
jubah.
“
Hello… 3J
“ Sapa hantu itu dengan senyuman sinis.
“
Ka.. kau..??!! “ Arashi tampak kebingungan melihat hantu itu, karena sepertinya
dia pernah bertemu dengan hantu itu sebelumnya.
“
Apa kau sehat, nak? “ Dia melanjutkan sapaannya dengan nada yang menakutkan,
dan dia mulai beterbangan mengitari Arashi.
“
Cih, kau..!! Drac!! “ Arashi mulai ingat mengenai hantu itu, dan namanya adalah
Drac. Drac terakhir kali bertemu
Arashi saat dia berumur 7 tahun, sekitar 10 tahun yang lalu.
Waktu
itu ayah Arashi mengalami kecelakaan pesawat yang menabrak Gunung, dan Drac
mulai muncul sejak ayah Arashi dikabarkan meninggal. Drac selalu ada disetiap
kegiatan Arashi, dan hanya Arashi yang mampu melihat Drac.
Hingga
waktunya tiba, bulan purnama datang, dan Drac harus pergi, dan meninggalkan
Arashi. Setelah kejadian itu, Arashi mulai bisa melihat hantu-hantu yang ada di
Dunia. Membuat Arashi dibenci teman-teman sekolahnya.
“
Fufufu, Kau masih mengenalku ya… “. “ Tentu saja! Kemana saja kau??! “ Arashi
menangis saat membentak Hantu itu.
“
Jangan menangis, pria tidak boleh menangis. “ Ucap Drac mencoba menenangkan
Arashi.
“
Kau pergi selama 10 tahun. Bagaimana aku tak sedih?! Sejak kau pergi, tak ada
yang melindungiku. Hanya ibu. Tapi dia cuma bisa menenangkanku, tak bisa
melindungiku setiap saat. “ Ucapnya sedih menundukkan kepala.
“
Hm. Aku hanya pergi beberapa saat, kawan. Mungkin bagi manusia memang lama,
tapi bagiku itu Cuma sebentar. Dan waktu itu aku ada urusan… “ Ucapnya
bercanda, memecahkan kesedihan.
“
Cih. Kau bilang sebentar, huh?! Itu benar-benar lama bagiku. Tak ada yang bisa
mengerti diriku selain Ibu, sekarang. “
“
Baiklah, baiklah. Mulai sekarang aku akan melindungimu seperti dulu lagi. Tapi,
1 minggu lagi… hehehe.. “
“
Benarkah?? Kau akan selalu disisiku mulai minggu depan? “ Ucap Arashi terlihat
senang.
“
Hm. Baiklah, aku harus pergi sekarang. Sampai Jumpa! “
SYUUT!!
Drac berubah menjadi sekumpulan kelelawar yang sangat banyak, dan beberapa
kelelawar masuk ke punggung Arashi.
Arashi
pun terjauh & pingsan.
Beberapa
menit kemudian dia bangun, dan ternyata dia sudah berada dikelas, dan tertidur
ditengah-tengah kelasnya yang sedang mengikuti pelajaran.
“
Eh? Ini mimpi?? Tapi… “ Arashi tampak kaget karena tadi itu hanya sebuah mimpi.
“
Oy, oy. Kau tetidur pulas sekali, kawan ^^ “ Ucap seorang berambut merah yang
sangat tampan disamping bangkunya.
Tunggu
kelanjutannya di Chapter 02 Guys… ^^ Ya-ha!!!!!




0 Komentar (Kritik & Saran):
Posting Komentar