Devil Destiny Chapter 1 (Regards)

On Minggu, 01 Juni 2014 0 Komentar (Kritik & Saran)


DEVIL DESTINY : Chapter 01
  •        Written By : Ihsan Landry Tanubrata ( Uzumaki Arashi )
  •        Character Desainer : Chaterine Dyandra
  •        Support By : TV Tokyo

DEVIL DESTINY CHAPTER 01
·       Judul : Regards
·       Episode : 1
Malam telah menyentuh pagi, sang surya pun bangkit dari tidurnya untuk menerangi kehidupan yang indah ini. Tapi tidak untuknya, seorang yang sederhana, namun sangat jenius, dan dia ingin sekali diakui teman-temannya. Namanya adalah Zetsuryu Arashi, seorang dengan rambut setengah merah dan setengah hitam. Makhluk itu beranjak dari pulau kapuknya, dan pergi menuju Ruangan yang lembab, yang digunakan untuk membersihkan badan, dan dia pun mandi.

10 menit pun berlalu, lalu dia keluar dari ruangan lembab itu dengan handuk melilit setengah tubuh bagian bawahnya. Pria itu pergi menuju ruang makan, lalu bicara kepada seseorang “ Ibu, sepertinya aku tidak sarapan, kali ini… “

“ Lho? Kenapa? “ Jawab wanita itu yang ternyata adalah ibunya, Shimawari Tetsuko , seorang janda yang hidup dengan putra tunggalnya, Arashi.
 “ Yah, semalam aku lupa mengerjakan tugasku. Jadi, aku akan mengerjakannya pagi ini… “ Jawab pria itu dengan lembut.
“ Baiklah, tapi ibu tetap akan membawakanmu bekal, nak. “ Ibu itu memberi sekotak makanan untuk anaknya itu.
“ Eh? Yosh, Terima Kasih ibu.. ^^ “ Pria itu mencium kedua pipi ibunya lalu lari ke kamarnya.

Arashi, seorang pria dengan paras tampan, sangat cerdas, dan juga ceria. Namun dia seringkali dibenci teman-temannya karena dia anak yang miskin. Dia bersekolah di “ Tsubarashi Highschool “, sekolah berstandar Internasional di daerah Kyoto, Jepang, dan sekolah itu ditempati orang-orang yang sangat mampu, karena merupakan  sekolah terbaik kedua di Jepang. Tidak mengherankan sekali dia sering dibully disekolah, walau dia cerdas, tapi dia miskin.

Tapi, ada beberapa orang yang tetap mau menjadi temannya, walau dia anak yang miskin. Salah satunya adalah Matatabei  Ijiri. Ijiri mau menjadi temannya karena dia melihat potensi dan kekuatan Arashi yang mampu merubah dunia. Dengan kerja keras, serta kemauan yang mampu mendorongnya untuk lebih baik lagi, Arashi akan mampu mencapai kesuksesan.

 Jam 6 pagi, waktunya untuk kesekolah. Pria itu bergegas mengambil sepeda andalannya, sepeda yang khusus dan sudah dimodifikasi dengan hebat. Setelah mengambil sepedanya, dia dengan cepat dan semangat mengayuh sepedanya. Baginya, nilai sempurna adalah segalanya.
Setelah sampai di sekolahnya, dia membanting sepedanya lalu berlari ke Koridor sekolah, dan langsung menaruh barang-barang pentingnya didalamnya.
WUSSHH!! Angin lewat dengan kencangnya, membuat pria berambut double itu terjatuh ke lantai yang penuh dengan kesedihan. “ Apa itu??! “ Dia kebingungan layaknya orang yang hilang ingatan.

PFFT!!! Keluar asap hitam kemerahan didepan kelasnya, membuatnya semakin bertanya-tanya. Lalu pria itu mulai mendekati asap itu selangkah demi langkah, membuat suasana seperti di film horror.
JREENG!!! Keluar dari asap itu sesosok hantu yang sangat klimis, bergigi taring, dan memakai jubah.

“ Hello… 3J “ Sapa hantu itu dengan senyuman sinis.
“ Ka.. kau..??!! “ Arashi tampak kebingungan melihat hantu itu, karena sepertinya dia pernah bertemu dengan hantu itu sebelumnya.
“ Apa kau sehat, nak? “ Dia melanjutkan sapaannya dengan nada yang menakutkan, dan dia mulai beterbangan mengitari Arashi.
“ Cih, kau..!! Drac!! “ Arashi mulai ingat mengenai hantu itu, dan namanya adalah Drac. Drac terakhir kali bertemu Arashi saat dia berumur 7 tahun, sekitar 10 tahun yang lalu.
Waktu itu ayah Arashi mengalami kecelakaan pesawat yang menabrak Gunung, dan Drac mulai muncul sejak ayah Arashi dikabarkan meninggal. Drac selalu ada disetiap kegiatan Arashi, dan hanya Arashi yang mampu melihat Drac.

Hingga waktunya tiba, bulan purnama datang, dan Drac harus pergi, dan meninggalkan Arashi. Setelah kejadian itu, Arashi mulai bisa melihat hantu-hantu yang ada di Dunia. Membuat Arashi dibenci teman-teman sekolahnya.
“ Fufufu, Kau masih mengenalku ya… “. “ Tentu saja! Kemana saja kau??! “ Arashi menangis saat membentak Hantu itu.

“ Jangan menangis, pria tidak boleh menangis. “ Ucap Drac mencoba menenangkan Arashi.
“ Kau pergi selama 10 tahun. Bagaimana aku tak sedih?! Sejak kau pergi, tak ada yang melindungiku. Hanya ibu. Tapi dia cuma bisa menenangkanku, tak bisa melindungiku setiap saat. “ Ucapnya sedih menundukkan kepala.
“ Hm. Aku hanya pergi beberapa saat, kawan. Mungkin bagi manusia memang lama, tapi bagiku itu Cuma sebentar. Dan waktu itu aku ada urusan… “ Ucapnya bercanda, memecahkan kesedihan.

“ Cih. Kau bilang sebentar, huh?! Itu benar-benar lama bagiku. Tak ada yang bisa mengerti diriku selain Ibu, sekarang. “
“ Baiklah, baiklah. Mulai sekarang aku akan melindungimu seperti dulu lagi. Tapi, 1 minggu lagi… hehehe.. “
“ Benarkah?? Kau akan selalu disisiku mulai minggu depan? “ Ucap Arashi terlihat senang.
“ Hm. Baiklah, aku harus pergi sekarang. Sampai Jumpa! “
SYUUT!! Drac berubah menjadi sekumpulan kelelawar yang sangat banyak, dan beberapa kelelawar masuk ke punggung Arashi.

Arashi pun terjauh & pingsan.
Beberapa menit kemudian dia bangun, dan ternyata dia sudah berada dikelas, dan tertidur ditengah-tengah kelasnya yang sedang mengikuti pelajaran.

“ Eh? Ini mimpi?? Tapi… “ Arashi tampak kaget karena tadi itu hanya sebuah mimpi.
“ Oy, oy. Kau tetidur pulas sekali, kawan ^^ “ Ucap seorang berambut merah yang sangat tampan disamping bangkunya.

Tunggu kelanjutannya di Chapter 02 Guys… ^^ Ya-ha!!!!!

0 Komentar (Kritik & Saran):

Posting Komentar