Devil Destiny Chapter 2 (Orang Yang Kusayangi - Part 1)

On Minggu, 01 Juni 2014 0 Komentar (Kritik & Saran)


DEVIL DESTINY : Chapter 02

  •        Written By : Ihsan Landry Tanubrata ( Uzumaki Arashi )
  •        Character Desainer : Chaterine Dyandra
  •        Support By : TV Tokyo

DEVIL DESTINY CHAPTER 02
·       Judul : Orang Yang Kusayangi ( Part 1 )
·       Episode : 1

“ Hufft, tadi hanya mimpi ya… “ Gerutu Arashi dalam kelasnya.
“ Hehehe,, kau bermimpi apa tadi?? Sampai-sampai kau mengigau tak jelas… “ Canda seorang pria berambut merah dengan 1 helai rambut berwarna hitam.
“ Ah?? Apa tadi aku mengigau?? “ Arashi tidak percaya bahwa dirinya mengigau saat tertidur tadi.
“ Tentu saja. Tadi kau berteriak memanggil-manggiil nama Drac. Siapa Drac itu, Arashi? “ Tiba-tiba muncul Kashiku, seorang wanita yang cantik, juga teman lama Arashi saat masa lalu.

“ Ah?! Ka.. Kashi.. Kashiku??!! Bagaimana.. bagaimana kau bisa disini?? Bukankah kau sudah mati??! “ Arashi terpekik sekaligus terharu melihat Kashiku, seseorang yang dicintainya, dan sangat disayangingya.
“ Hm ^^. “Kashiku hanya tersenyum dan berlari meledek Arashi, membuat Arashi mengejarnya.
“ Oy, jawab pertanyaanku?! Bagaimana kau bisa ada disini.. ? “ Arashi bangkit dan mengejar Kashiku. Lalu mereka berhenti disuatu tempat, tempat yang mengingatkan Arashi pada masa lalunya.
“ Eh?? Tempat ini..?? Ini adalah tempat dimana kita terakhir bertemu… Benar kan? “ Arashi terkagum melihat tempat masa lalunya bersama Kashiku.
“ Arashi… Aku tahu kau akan merubah dunia… Dan ini… Ini hadiah dariku… Karena kemarin saat kau berulang tahun umur 14, aku tidak bisa memberikannya… “ Kashiku memberi sebuah Kotak yang bergambar naga dan cukup besar.
“ Eh… ?? “ Tiba-tiba Arashi mengingat masa lalunya pada saat-saat terakhir hidup Kashiku.

* Flashback *
“ Aku berangkat ibu…!! “ Teriak Kashiku pada ibunya saat hendak berangkat ke sekolah. “ Iya, tapi apa bekalmu sudah kau bawa? “ Tanya ibu Kashiku dari dalam rumah. “ Sudah ibu..!! Dah… “ Salam Kashiku pada ibunya dan langsung berlari menuju jemputan sekolah.
“ Hey, apa kau mengingatnya? “ Ucap Kashiku pada teman-teman perempuannya. “ Are? Mengingat apa, Kashiku?? “ Jawab teman-temannya yang berpura-pura tak mengingat apapun. “ Hey..! Ini kan Hari Ulang Tahun Arashi…!!! “ Kashiku berbicara berbisik agar teman-teman laki-lakinya tak ada yang mendengarnya.

“ Ouh,iya. Tapi kami lupa. Kashiku… hehehe “ Jawab teman-temannya serentak. “ Apaaa??!! Kalian lupa?? Bukankah kita sudah merencanakannya 2 hari yang lalu…?? “ Kashiku mengeluarkan wajah kesalnya.
“ Yah, tapi… apa pentingnya sih, ulang tahun anak itu… “ Ucap salah satu teman Kashiku yang memakai kacamata bernama Kiriko. “ Yah, benar.. “ Lanjut teman satunya yang bernama Hitsuri.
“ Arashi sangat berarti dalam hidupku… Dia pernah menyelamatkan nyawaku saat aku hampir terjatuh dari balkon. Dan dia juga orang yang sangat baik, tidak pernah meminta imbalan atas kebaikannya… “ Ucap Kashiku merayu temannya.
“ Hm, Kashiku benar juga. Arashi pernah membantuku mengambilkan kucingku yang tersangkut di pohon. “ Ucap teman yang lainnya yaitu Aichi. “ Yah, yah, baiklah. Kita akan memberi hadiah Ulang Tahun Arashi kali ini. Tapi ini yang terakhir… Oke?? “ Ucap Kiriko.

“ Hm, Oke! Nanti kita membeli bahan-bahan kue di kantin. “
Setelah beberapa menit, Kashiku dan ketiga temannya itu sampai di Sekolah mereka. “ Nanti kita bertemu lagi di kantin… Bye… ” Ucap Kashiku saat hendak berpisah dengan Kiriko dan Aichi.

Setelah istirahat pertama, mereka bertemu di kantin sekolah. Dan membeli bahan-bahan untuk membuat Kue-nya. “ Apa kalian sudah tau rencananya?? “ Ucap Kashiku pada ketiga temannya yang sedang duduk di meja pesanan. “ Hm “ Mereka bertiga mengangkat bahu mereka, menandakan mereka tidak tahu rencananya.
“ Begini… Mula-mula.. Kita tangkap & kurung Arashi di suatu tempat.” Ucap Kashiku. “ Apa? Kita kurung?? “ Ketiga temannya kaget mendengar rencana temannya yang satu itu.
“ Ya… Supaya dia tidak bisa mengetahui apa rencana kita.. Sekaligus supaya kita punya waktu untuk menghubungi keluarganya… “ Lanjut Kashiku.

“ Tunggu, tunggu. Kalau Arashi dikurung, lalu kita tinggalkan dia begitu saja? “ Ucap Kiriko.
“ Tentu saja tidak, kita taruh kakaknya untuk berakting bahwa dia juga tertangkap..” Lanjut Kashiku lagi.
“ Oke-oke, sekarang aku paham. Mula-mula, kita berpakaian seperti hantu gitu, lalu tangkap Arashi. Setelah itu, kita berpura-pura menangkap kakak Arashi yang terkenal hebat dengan kekuatan sihirnya, lalu pura-pura mengurungnya bersama Arashi. Setelah itu, biarkan mereka berbincang-bincang. Pada kesempatan itu, kita gunakan untuk mempersiapkan pestanya dirumah Arashi. Benar ? “

Teman-temannya hanya bisa melongo mendengar apa yang dikatakan Kiriko. BRUK!! Kiriko terjatuh konyol saat teman-temannya hanya bisa melongo melihat apa yang dikatakannya.
“ APA YANG KALIAN LAKUKAN..??!! AKU SUDAH BERBICARA PANJANG LEBAR, TAPI KALIAN HANYA BISA MELONGO…!!CHIKUSO…!!!!!!!!!!!!!! “ Kiriko menunjukan wajah setannya.

“ Xixixi, yap. Kau benar Kiriko. AYO LAKUKAN INI KAWAN! “ Kashiku mengepalkan tangannya dan….

Bersambung…..

0 Komentar (Kritik & Saran):

Posting Komentar